Beberapa Aplikasi untuk Menjalankan Perintah Linux di Android

Jika anda menggunakan smartphone android, anda dapat menjalankan perintah Linux dengan beberapa aplikasi terminal yang akan saya bahas kali ini. Aplikasi tersebut dapat anda download dengan gratis di play store. Berikut ini beberapa aplikasi yang dapat anda gunakan untuk menjalankan perintah Linux di android.

1. Terminal Emulator

Terminal Emulator adalah aplikasi yang cukup populer untuk menjalankan perintah Linux di Android. Karena mempunyai tampilan yang mirip dengan terminal Linux di desktop PC dan juga ringan ketika digunakan.

2. AirTerm

Salah satu yang unik dari aplikasi ini adalah kita dapat menggunakannya sambil membuka aplikasi lainnya karena framenya dapat diresize dengan mudah layaknya aplikasi desktop PC.

3. Qute

Jika anda menginginkan penggunaan yang mudah, anda dapat mencoba Qute. Salah satu keunggulannya adalah memberikan auto suggest perintah Linux ketika kita mengetikkan huruf di textfieldnya.

4. Termux

Termux adalah aplikasi terminal Linux di android yang cukup lengkap, karena selain menjalankan perintah Linux, kita juga dapat menginstall aplikasi dengan menggunakan baris perintah mirip terminal Linux di desktop PC. Termux dapat diinstall pada android minimal versi 5.0 (Lollipop).

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Iklan

Menjalankan Perintah Linux di Android dengan Feature Auto Suggest

Untuk menjalankan perintah Linux di android dapat dilakukan dengan berbagai macam aplikasi terminal yang tersedia di play store. Tapi ada salah satu aplikasi terminal yang cukup unik. Aplikasi tersebut bernama Qute. Qute adalah aplikasi terminal yang dapat menjalankan perintah Linux dengan feature auto suggest. Jadi ketika kita mengetik satu huruf, maka akan tampil beberapa pilihan perintah yang sesuai. Anda dapat mendownload Qute dengan gratis di play store. Untuk web resminya ada disini http://qute.su/. Seperti ini beberapa screenshot aplikasinya.

Feature auto suggest

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Hadiah Pemenang Sayembara Menulis Panduan Blankon Linux 2017 Sudah Tiba

Alhamdulillah, siang ini hadiah dari sayembara menulis panduan Blankon Linux 2017 telah tiba. Karena sudah tidak sabar, saya langsung membukanya. Apa saja isi paket didalamnya ? . Sepasang sepatu Fans berwarna merah dengan desain yang menarik dan menggunakan bahan yang kuat. Selain itu saya juga mendapat sertifikat piagam pernghargaan dan juga surat dari sepatu Fans.

Berikut ini hadiahnya yang saya foto.

Sepasang sepatu Fans, sertifikat, dan surat dari sepatu Fans.

Exif_JPEG_420

Sepatu Fans berwarna merah dengan logo Blankon Linux dan tulisan Pengembang Linux Indonesia.

Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420

Sertifikat Piagam dari sepatu Fans dan Blankon Linux

Exif_JPEG_420

Surat dari sepatu Fans yang berisi ucapan selamat.

Exif_JPEG_420

Sayembara menulis Panduan Blankon Linux sudah dibuka kembali, bagi anda yang ingin hadiah menarik tersebut silahkan buat akun dan segera menulis di panduan.blankonlinux.or.id

Terima kasih Sepatu Fans dan Team Blankon Linux.

Selamat menulis dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Menampilkan Drawer / Laci Aplikasi (Mirip Android) pada DE Gnome 2

Jika pada android untuk menu penyimpanan aplikasi dikenal dengan nama App Drawer, pada desktop environment Gnome juga ada yang bernama Drawer. Drawer ini juga dapat digunakan untuk menu aplikasi. Pada tutorial ini saya menggunakan distro Linux Blankon 6 dengan DE Gnome 2. Berikut ini cara untuk menampilkan drawer dan mengisinya dengan kategori aplikasi. Langkah pertama klik panel Gnome dan pilih Add to Panel.

Kemudian pilih Drawer dan klik Add.

Agar mirip dengan App Drawer android, kita dapat mengganti iconnya dengan cara klik icon drawer cari lokasi file icon yang telah anda siapkan.

Untuk menambahkan kategori aplikasi, klik kanan icon drawer dan pilih Add to Drawer

Untuk pengaturan lainnya, dapat anda pilih pada menu Properties.

Seperti ini contoh hasilnya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Menampilkan Processor dan Board Smartphone Android di Terminal Emulator

Sejak saya menggunakan terminal emulator android, saya baru saja menyadari ternyata ada cara yang paling mudah melihat processor dan board yang digunakan di smartphone android. Caranya pun cukup mudah. Pada tutorial ini saya menggunakan smartphone android merk Evercoss type A53*. Untuk melihat processor dan board yang digunakan cukup buka terminal emulator android. Pada baris sebelah kiri akan ditampilkan nama processor dan boardnya. Contohnya adalah scx15_sp7715ga,, yang berarti menggunakan processor buatan Spreadtrum dengan board scx15. Mudah bukan ?

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Membuat Repo Offline di Flashdisk

Untuk menginstall aplikasi pada distro Linux cara yang paling mudah adalah dengan mengggunakan software center. Jika menggunakan software center, kita harus terhubung dengan internet untuk mendownload paket – paket aplikasinya. Cara yang paling mudah adalah membuat repo offline di flashdisk. Caranya pun cukup mudah. Langkah pertama cari koneksi internet dan download aplikasi dengan format deb menggunakan perintah

sudo apt-get install -d namaAplikasi

Perintah tersebut digunakan untuk mendownload paket deb tanpa menginstallnya. Selanjutnya masuk ke folder /var/cache/apt/archives dengan file manager untuk mengambil file deb tersebut dan copy di flashdisk anda. Sekarang kita dapat menginstall aplikasi secara offline. Untuk menginstall aplikasinya gunakan perintah

sudo dpkg -i namaAplikasi.deb

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.

Menampilkan Icon dan Informasi Sistem Android dengan Terminal Linux (Termux)

Bagi anda yang suka menggunakan termux untuk menjalankan perintah Linux di android, anda dapat mencoba aplikasi yang satu ini. Aplikasi tersebut adalah Neofetch. Neofetch adalah aplikasi yang dijalankan di terminal Linux android (termux) untuk menampilkan icon android dan info sistem android yang digunakan di smartphone / tablet android anda. Informasi yang ditampilkan antara lain versi os android, kernel, CPU, Memory, dsb. Untuk menginstall Neofetch, ketik perintah

pkg install neofetch

Untuk menjalankan aplikasinya ketik

neofetch

Seperti ini hasilnya

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Untuk pertanyaan, saran dan kritik silahkan ditulis dikolom komentar.